Manfaat Tomat yang Kaya Nutrisi bagi Tubuh Manusia

Jamak orang menilai tomat sebagai buah-buahan tetapi tidak jarang juga yang menyebut tomat sebagai sayuran. Terlepas dari itu semua ada banyak manfaat tomat yang kaya nutrisi bagi tubuh manusia. Sedikitnya ada 4 manfaat; bagi kulit dan rambut, penderita diabetes, pencernaan serta mata.

Berdasarkan infografik yang disuguhkan oleh Republika dalam salah satu informasi kesehatan yang pernah ditayangkan, mari kita coba uraikan Manfaat Tomat yang Kaya Nutrisi bagi Tubuh Manusia ini satu per satu.

Fakta Gizi Tomat

Ukuran Porsi - 100 g
Air - 89,44 g
Kalori - 32 kkal
Protein - 1,64 g
Total Lemak - 0,28 g
Karbohidrat - 7.29 g
Serat Makanan - 1.9 g
Gula - 4,4 g
Kalsium - 34 mg
Zat besi - 1,3 mg
Manfaat Magnesium - 20 mg
Fosfor - 32 mg
Potasium - 293 mg
Sodium - 186 mg

[1]  Kesehatan Kulit dan Rambut

Untuk masyarakat kota Soreang, Kabupaten Bandung khususnya serta semua masyarakat Indonesia pada umumnya - tentu saja sudah tidak asing dengan tomat. Ada tomat buah dan ada tomat sayur. Sehingga tidak asing kalau tomat bisa ada di setiap masakan termasuk menu kuah seperti sayur sop atau tomat sebagai minuman dengan cara dijus.

Dengan ukuran tomat yang sebesar itu kita bisa menemukan banyak sekali khasiat bagi tubuh manusia khususnya untuk kesehatan kulit dan rambut. Ada kandungan likopen pada tomat, sebagai zat yang menyebabkan tomat berwarna merah.

Zat likopen sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda, terutama kulit dan rambut. Perlu diketahui pula, hari ini sudah banyak produk perawatan rambut menggunakan tomat sebagai salah satu bahannya. 

Kandungan antioksidan dan likopen pada tomat berperan mencegah rambut rontok dan kerusakan. Tomat juga kaya akan vitamin, sebut saja; vitamin A, B, C dan Ethat yang mampu mengubah rambut kering menjadi berminyak serta merangsang pertumbuhan rambut.

Manfaat Tomat yang Kaya Nutrisi bagi Tubuh Manusia

Manfaat Tomat yang Kaya Nutrisi bagi Tubuh Manusia

[2] Membantu penyembuhan penderita diabetes

Bagi orang dengan penyakit diabetes tipe 2, rajin-rajinlah mengonsumsi tomat yang matang agar bisa mengurangi peroksidasi lemak. Seperti kita sama-sama tahu bahwa diabetes tipe 2 merupakan kondisi seseorang dengan kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. Tingginya kadar gula darah tersebut terjadi karena tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal. Hormon insulin sendiri merupakan hormon yang membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi. 

Untuk mencegah reaksi peroksidasi lemak bagi orang dengan diabetes tipe 2 dengan mengonsumsi tomat matang agar bisa mengantisipasi radikal bebas yang bisa menyebabkan serangan jantung. Karena penyakit diabetes bisa memicu orang terkena stroke dan penyakit jantung.

[3] Baik untuk Pencernaan

Berbicara tomat baik untuk pencernaan, maka ini erat hubungannya dengan tomat ceri. Tomat ukuran kecil sehingga disebut dengan tomat ceri ini mengandung banyak air serta serat yang baik bagi sistem pencernaan manusia.

Buah tomat ceri berperan meningkatkan pergerakan usus dan menghidrasi tubuh sehingga mengurangi konstipasi atau sembelit. Ini artinya buah tomat ceri bekerja dengan baik dalam menjaga sistem pencernaan tetap bersih dan halus dari cara mencegah diare dan sembelit. 

Saran penyajian buah tomat ceri setelah melalui studi ilmiah, sebaiknya sajikan dalam jumlah 1,9 g per 100 g sajian.

[4] Baik untuk Kesehatan mata

Kandungan vitamin A dalam tomat baik itu sayur atau buah yaitu bermanfaat membantu perbaikan penglihatan sekaligus mencegah kebutaan waktu malam hari dan degenerasi makula (penyakit mata yang menyebabkan kehilangan penglihatan) secara bersamaan.

Bagi orang dengan degenerasi makula akan mengalami hilang penglihatan di bagian tengah bidang pandang. Dalam degenerasi makula kering, pusat retina memburuk. Dengan degenerasi makula basah, pembuluh darah yang bocor tampak di bawah retina. Gejala utamanya yaitu penglihatan kabur.

Untuk itu rajin-rajinlah mengonsumsi tomat agar kita tubuh kita senantiasa sehat dan bisa menangkal penyakit terutama bagian-bagian seperti yang sudah dibahas pada paragraf sebelumnya.

Comments